Posts

Showing posts from March, 2026

Pemujamu

 Hi cinta Aku pemujamu. Tersenyum aku ketika mengenangkanmu di awal pertemuan kita. Aku paling lemah dengan pandangan matamu yang mempesona. Bila rindu menyapa, sedih pon datang. Bermacam soalan di fikiran, tidakkah kau merindukanku sebagaimana aku merindukanmu?  Doaku moga engkau ada rasa yang sama. Sakit juga ye menanggung rindu pada orang yang abaikan kita.  Tapi tak mengapalah selagi ada cinta, selagi itulah aku bertahan. Terima kasih engkau sudah mulai sedar kehadiranku. Kau mulai padamkan lukaku yang kau lukai. Tapi itulah engkau mulai lagi, ulang lagi  Dan aku? Sakit lagi..

Pencintamu

Hai cinta, kali pertama jumpa aku masih ingat suaramu  yang kau lontarkan, bercerita dan bersemangat berbual denganku. Matamu bersinar indah memandangku.  Waktu itu, debaran belum terasa. Aku cuma menganggapmu cuma sebatas rakan sekerja. Tapi tidak beruntungnya aku cuma sekali sahaja kita dalam satu team, satu kerja itu pon cuma beberapa jam.  Setelah itu aku tidak mengerti mengapa aku tidak dapat mengenali bagaimana rupamu. Aku tiba-tiba seperti hilang ingatan sedangkan aku ingin sekali menyapamu lagi. Tapi dalam beberapa minggu kemudian, aku tidak menyangka ingatanku muncul kembali, aku sudah mengingatimu, bunyinya agak kelakar tapi memang begitulah, aku mulai ingat raut wajahmu dan suaramu tapi malangnya kita cuma saling pandang memandang, kita tidak pernah bertegur sapa, ada waktu aku ingin cuba menegurmu tapi tiada kesempatan kerana kau selalu berteman, maklumla aku pemalu orangnya. Tetapi sungguh tidak adil kau tidak mengingati saat-saat kita saling memandang, tidak...