Hi cinta
Aku pemujamu.
Tersenyum aku ketika mengenangkanmu di awal pertemuan kita.
Aku paling lemah dengan pandangan matamu yang mempesona.
Bila rindu menyapa, sedih pon datang.
Bermacam soalan di fikiran, tidakkah kau merindukanku sebagaimana aku merindukanmu?
Doaku moga engkau ada rasa yang sama.
Sakit juga ye menanggung rindu pada orang yang abaikan kita.
Tapi tak mengapalah selagi ada cinta, selagi itulah aku bertahan.
Terima kasih engkau sudah mulai sedar kehadiranku.
Kau mulai padamkan lukaku yang kau lukai.
Tapi itulah engkau mulai lagi, ulang lagi
Dan aku? Sakit lagi..
No comments:
Post a Comment