Ibarat mendayung perahu
Hubungan yang kuat itu bukan yang selalu tenang tanpa masalah tapi yang tetap bertahan ketika keadaan tidak selesa.
Bayangkan seperti dua orang yang tengah mendayung perahu di tengah ombak, kadang arahnya tidak sejalan, kadang salah satu lebih penat, kadang perahu hampir goyah tapi selama mana kita tidak lompat dari perahu semuanya masih boleh diperbaiki.
Begitu juga dengan hubungan, Ada masa perbualan jadi dingin, salah faham jadi sering dan hal kecil terasa besar.
Di titik itu, bertahan memang perlukan kesabaran, perlu saling memaafkan dan perlu keinginan untuk tetap memperbaiki tapi disisi lain bertahan juga bukan kita harus terima semuanya tanpa batas kerana kalau kita memaafkan tanpa arah, hubungan bukan jadi lebih kuat tapi jadi tak seimbang.
Comments